Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas tertekan akibat imbal hasil obligasi AS yang tinggi
Saturday, 28 December 2024 04:37 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas merosot pada hari Jumat karena imbal hasil Treasury AS yang tinggi meredupkan daya tarik emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil dalam minggu yang tipis karena liburan, dengan pasar berfokus pada kembalinya Presiden terpilih Donald Trump ke kantor dan dampak potensial dari kebijakan inflasinya pada prospek Fed tahun 2025.

Harga emas spot turun 0,7% menjadi $2.615,99 per ons. Harga emas berjangka AS
turun 0,8% menjadi $2.633,5.

Imbal hasil Treasury sedikit lebih tinggi di sini, dan emas akan tetap tertekan hingga akhir hari ini ... kita berada di pasar liburan yang tipis," kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Indeks dolar menuju kenaikan minggu keempat berturut-turut, mengurangi daya tarik emas bagi pemegang mata uang lain, sementara imbal hasil acuan AS 10 tahun diperdagangkan mendekati level tertinggi sejak 2 Mei, yang dicapai pada hari Kamis.

Sejauh tahun ini, emas telah melonjak 28%, mencapai rekor tertinggi $2.790,15 pada 31 Oktober. Reli tersebut dipicu oleh siklus pelonggaran suku bunga Federal Reserve dan meningkatnya ketegangan global.

Sebagian besar analis tetap optimis untuk tahun 2025, meskipun Fed sekarang memproyeksikan lebih sedikit penurunan suku bunga.

Mereka percaya kantong-kantong ketegangan geopolitik di seluruh dunia akan tetap tinggi, bank-bank sentral akan melanjutkan aksi beli emas yang kuat, dan ketidakpastian politik akan tetap ada saat Trump kembali ke Gedung Putih pada bulan Januari.

Tarif yang diusulkannya dan kebijakan perdagangan proteksionis juga diharapkan memicu potensi perang dagang, menambah daya tarik emas sebagai aset safe haven.

"Tahun depan dengan pembelian oleh bank sentral, saya dapat melihat emas mencapai $3.000 pada suatu saat, mungkin pada musim panas, jika emas terus melaju seperti sebelumnya," kata Haberkorn.

Emas secara tradisional bersinar selama periode gejolak ekonomi dan geopolitik dan tumbuh subur dalam lingkungan suku bunga yang lebih rendah.

Perak spot turun 1,6% menjadi $29,32 per ons, platinum turun 2,2% menjadi $915,20, paladium turun 1,3% menjadi $912,99.(Cay) Newsmaker23

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS